#26. Apakah Virtual Account Aman Untuk Transaksi Reksa Dana ?

Seiring dengan perkembangan jumlah investor yang semakin banyak dari waktu ke waktu, cara transaksi reksa dana juga semakin berkembang. Salah satu cara pembelian reksa dana menggunakan Virtual Account (VA). Apakah cara tersebut aman ?

Dalam transaksi pembelian reksa dana, dikenal istilah In Good Fund dan In Complete Application. Yang dimaksud dengan in good fund  adalah dana investor masuk ke rekening reksa dana.

Dalam transaksi pembelian, dana harus berasal dari nama rekening yang sama, jika tidak akan ditolak. Selain itu, dana juga diwajibkan sampai pada hari yang sama. Sebab jika sampai pada hari yang berbeda, maka akan diproses pada keesokan harinya.

Kemudian yang dimaksud dengan in complete application adalah dokumentasi berkaitan dengan transaksi pembelian reksa dana seperti formulir pembelian dan bukti transfer harus diterima oleh Manajer Investasi dan atau Agen Penjual.

Dalam pelaksanaannya, batas waktu penerimaan atau biasanya disebut dengan cut off time adalah jam 13.00 WIB. Dokumen tersebut bisa berupa fisik asli ataupun scan softcopy yang dikirimkan melalui email, faks dan atau surat.

Batas waktu untuk dana memang agak berbeda dengan dokumen karena waktu antara dana ditransfer dan dana diterima bisa berbeda tergantung proses di perbankan dan Bank Indonesia untuk transfer beda bank. Bisa jadi nasabah melakukan transfer dari jam 9 pagi, tapi dana baru masuk ke rekening reksa dana pada sore harinya.

Jadi supaya suatu transaksi pembelian dapat disebut sebagai transaksi yang sah, investor harus melengkapi syarat in good fund dan in complete application. Dana masuk ke rekening reksa dana pada hari yang sama, bukti transfer dan formulir pembelian diterima oleh Manajer Investasi dan atau Agen Penjual sebelum jam 13.00 WIB.

Mengapa harus ada syarat in complete application ? Bukankah dalam mutasi rekening sudah terlihat nama pengirim ? Kondisinya tidak semudah itu.

Sebagai ilustrasi, nama orang bisa saja sama. Jika dalam hari yang sama, terdapat orang dengan nama yang sama melakukan pembelian reksa dana dengan jumlah berbeda, petugas administrasi akan kesulitan untuk mengetahui investor mana yang berhak. Untuk itulah verifikasi dokumen dan bukti transfer diperlukan.

Kemudian seiring dengan bertambahnya jumlah investor, pelaksanaan in complete application menemui kendala baru. Seringkali karena banyaknya jumlah faks yang masuk, nomor telepon faks tidak bisa dihubungi. Karena melewati jam cut off time, investor kehilangan momentum penurunan harga.

Masalah tersebut memang bisa dikurangi melalui email, namun tetap saja email memiliki keterbatasan. Contohnya adalah ukuran. Seringkali bukti transfer dan formulir pembelian yang di scan memiliki ukuran yang lebih besar daripada ketentuan perusahaan sehingga tidak berhasil dikirim.

Belum tentu juga dokumen yang diambil menggunakan scan atau foto di kamera Hp cukup jelas sehingga harus dikirimkan ulang beberapa kali. Selain itu, masih ada sebagian kecil masyarakat yang cenderung gaptek, sehingga penggunaan media elektronik seperti ini menjadi masalah.

Untuk itulah, dengan jumlah investor yang semakin banyak perlu ada solusi untuk kendala di atas. Jangan sampai karena merasa susah untuk melakukan transaksi, minat masyarakat terhadap reksa dana berkurang.

Salah satu solusi yang dikembangkan berkaitan dengan kendala transaksi di atas adalah transaksi pembelian dengan cara Virtual Account (VA). Sebenarnya VA bukan merupakan hal baru, sudah banyak sekali pembayaran yang menggunakan fasilitas VA seperti pembayaran uang sekolah, uang pemeliharaan apartemen, tagihan air dan listrik, pendaftaran event dan lainnya.

Konsep dari VA pada dasarnya adalah seperti mengisi pulsa telepon. Katakan anda menggunakan kartu Simpati, pada saat membeli pulsa kita tidak perlu lagi mengirimkan bukti transfer kepada Telkomsel lagi. Kenapa? Karena pada saat isi pulsa, kita memasukkan nomor telepon sehingga pihak perusahaan langsung mengetahui nomor mana yang harus ditambahkan saldonya.

Prinsip yang sama sebenarnya juga bisa diterapkan pada reksa dana. Dengan memberikan kode khusus atas nama nasabah untuk setiap rekening reksa dana, Manajer Investasi bisa mengetahui dengan langsung siapa yang melakukan transaksi tanpa harus meminta formulir pembelian dan bukti transfernya.

Pada dasarnya Virtual Account pada reksa dana adalah memberikan kode khusus untuk setiap investor pada nomor rekening reksa dana. Jika reksa dana lebih dari 1, demikian pula nomor rekening VA-nya.

Dengan menerapkan sistem Virtual Account, sebenarnya pada saat investor melakukan transfer ke rekening tersebut in good fund dan in complete application sudah terjadi sekaligus. Sebab ketika dana masuk, manajer investasi langsung mengetahui secara spesifik untuk siapa dana ini diperuntukkan. Dengan demikian, investor sudah tidak perlu lagi mengirimkan bukti transfer dan formulir pembeliannya.

Cara ini sangat praktis, namun salah satu kendala dalam lapangan adalah karena masih ada kata Virtual sebagian investor masih merasa ragu. Sebab kata tersebut terkesan seperti rekening fiktif, padahal bukan. Selain itu, belum semua Manajer Investasi dan Bank Agen Penjual menerapkan cara tersebut, sehingga orang masih merasa asing. Dengan sosialisasi yang berkelanjutan, seharusnya lambat laun kedua kendala ini akan hilang.

Meski demikian, untuk lebih amannya ketika investor melakukan transaksi pembelian reksa dana melalui rekening Virtual Account, sebaiknya memastikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Nomor Rekening Virtual Account dikirim dari Manajer Investasi dan atau Bank Agen Penjual. Sebaiknya nomor dikirim dari email atau SMS resmi institusi bukan dari email atau nomor telp perorangan
  2. Ada satu nomor rekening untuk setiap reksa dana. Jangan percaya bahwa ada satu nomor untuk semua reksa dana, baik itu rekening pribadi ataupun rekening atas nama perusahaan
  3. Ketika menggunakan fasilitas Virtual Account, terdapat nama investor dan nama reksa dana. Pastikan sudah sesuai.
  4. Terdapat dalam prospektus reksa dana pasal yang memuat transaksi dengan cara Virtual Account. Terkadang Manajer Investasi juga menulis dengan kalimat transaksi menggunakan media elektronik
  5. Menjaga kerahasiaan nomor Virtual Account. Informasi nomor Virtual Account tidak untuk dibagikan ke orang lain.

Demikian artikel ini, semoga membuat anda tidak ragu bertransaksi reksa dana menggunakan Virtual Account.gambar 26 copy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s